Posted by: tonyteaching | September 17, 2010

Ukuran

alias Measurement and Data Collection

Nah sekarang saatnya ngobrolin Ukuran yang kita pake’ saat mengukur suatu Variable.

Seperti udah kita obrolin sebelumnya bahwa ada banyak macam Variable …dan karena setiap macam variable memiliki karakteristik yang berbeda-beda (misal..ada yang bisa dinyatakan dengan angka, ada yang nggak bisa dinyatakan dengan angka, ada yang bisa dibandingkan, ada yang nggak bisa dibandingkan nilainya) maka UKURAN nya pun berbeda-beda tergantung dari jenis Variable nya.

Di posting ini saya pengin ngobrolin Jenis-Jenis Ukuran variable atau bahasa Englishnya Scales (di SPSS di bagian “Variable View” tab ada 3 pilihan..”Scale”, “Ordinal”, “Nominal”):

1. NOMINAL Scales

Ukuran Nominal adalah satuan ukuran untuk variable yang TIDAK BISA Dinyatakan dengan ANGKA dan TIDAK BISA DIBANDINGKAN (Variable-nya: Categorical). Jadi ukuran nilai variable nya dinyatakan dalam kata-kata atau string atau character.

contoh: Gender (P/W), Warna Favorite (Hitam, Merah, Putih,…),dll

2. ORDINAL Scales

yakni satuan ukuran untuk variable yang TIDAK BISA Dinyatakan dengan ANGKA tetapi BISA DIBANDINGKAN nilainya lebih baik mana (Variable-nya: Categorical). Ukuran nilai variable nya juga dinyatakan dalam kata-kata atau string atau character.

contoh: Pendidikan akhir (SD, SMP, SMA, S1), Kepuasan Konsumen (Sangat Tidak Puas, Tidak Puas, Netral, Puas, Sangat Puas), Persetujuan (Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju,…),..dll

Ingat: Rating/ranking/peringkat perasaan/psikologi dalam Ordinal scales ini hanyalah menunjukkan adanya perbedaan tingkat (interval level) BUKAN menunjukkan/mengukur rasio/perbandingan secara eksakta/pasti (Not a Ratio Level). ..referensi Davis 1989 & Lane et al (1988)-link Introductory Statistics di blog ini.

Contoh: perbedaan antara Sangat Tidak Setuju dengan Tidak Setuju TIDAK BISA DIANGGAP SAMA dengan perbedaan antara Setuju dengan Sangat Setuju,
termasuk juga jika peringkat psikologi kita ubah dalam angka misal (Sangat Tidak Setuju=1, Tidak Setuju=2, Netral=3, Setuju=4, Sangat Tidak Setuju=5) tetap TIDAK BISA dianggap Rentang Sangat Tidak Setuju (1) -Tidak Setuju(2) = Setuju(4)-Sangat Tidak Setuju(5) !!!

3. INTERVAL Scales

yakni satuan ukuran untuk variable yang dinyatakan dengan ANGKA dan Rentang/Interval antar Nilai mewakili Nilai pasti tetapi Nilai variable TIDAK MEMPUNYAI nilai 0 (secara fisik tidak ada kondisi ketiadaan untuk variable tersebut) sehingga Antar Nilai bisa di Jumlah/Dikurangkan tetapi TIDAK BISA dikalikan/dibagi.

Contoh: Temperatur/suhu yang diukur pake Celcius…interval 10 derajat sampai dengan 20 derajat = interval 50 sampai dengan 60. Tetapi sebenarnya nilai 0 derajat Celcius secara fisik tidak mewakili  ketiadaan energi kinetik molekular) sehingga nilai 0 hanyalah kesepakatan bersama saja (seperti kesepakatan 0 derajat Bujur Barat/Timur Bumi).

Karena ketiadaan kondisi fisik 0 maka nilai variable yang diukur pake Interval scale TIDAK BISA DIKALIKAN/DIBAGI,
contoh: temperatur 80 derajat tidak bisa diartikan 2x temperatur 40 derajat, karena misal nilai 0 derajat celcius disepakati pada posisi 40 derajat maka 80 derajat Tidak Sama dengan 2x 0 derajat.

Jadi sekali lagi INTERVAL SCALES hanyalah ukuran variable yang perbedaannya bisa diukur dan dibandingkan secara penjumlahan/pengurangan tetapi tidak bisa dibandingkan secara perkalian/pembagian!

4. RATIO Scales

yakni satuan ukuran variable yang paling ‘informative’ dan mengakomodasi semua karakteristeristik scales yang lain (Nominal, Ordinal, Interval). Ratio scales adalah satuan ukuran variable yang label nilainya nya adalah ANGKA (Nominal), nilainya dapat diBandingkan (Ordinal), perbedaan dua posisi nilai yang sama memiliki arti sama (Interval), dan yang melengkapi dengan yang lain adalah nilai 0 benar-benar ada dan mewakili ketiadaan (sehingga nilai Ratio dapat diJumlah/dikurangkan dan diKali/diBagi)

Contoh: variable UANG…Uang di kantong kita Rp 1000,- berarti memang ada uang senilai Rp 1000,- tetapi uang di kantong Rp 0,- berarti memang TIDAK ADA UANG di kantong kita.

**********************************

Untuk Mengukur PERASAAN atau PIKIRAN..ukuran/scales apa yang dipakai?

Biasanya memakai Likert Scale..yakni rating nilai antara 1 – 5 atau 1 – 7 atau -3 – 3 , dll

Respondents diminta untuk mengingat kembali dan menyatakan perasaannya dalam skala tersebut, misal jika Sangat Tidak Suka = 1 , Jika Netral=3 atau 0, Sangat Setuju=7.

Apakah Skala Likert ini Ration, Interval, atau Ordinal??

Orang yang menyatakan Skala Likert adalah Ratio karena dia beranggapan ketika mengingat seseorang bisa sama sekali tidak ingat apa-apa (nilai 0) atau memiliki perasaan Netral (dinilai 0) dan perasaan yang diwakili angka ini bisa dikalikan. Yakni dengan memberi rentang -3 sampai 3 sehingga perasaan Sangat Tidak Suka (-2) dengan Tidak Suka (-1) jika dikalikan hasilnya sama dengan Sangat Suka (2) dengan Suka (1).

Yang menyatakan Interval..karena meyakini bahwa mengalikan perasaan tidak bisa karena akan bias..contoh: Jika saya suka sekali (5) dengan suka (4) jika dikalikan tidak akan sama dengan Sangat Tidak Suka (1) dengan Tidak Suka (2). Disini dia berpendapat bahwa nilai 0 tidak ada.

Yang setuju Skala Likert Ordinal karena perbedaan antara Sangat Suka dengan Suka Tidak Bisa dianggap sama dengan Sangat Tidak Suka dengan Tidak Suka (Tidak ada yang bisa menjamin kesamaan ukuran) sehingga Nilai Skala Likert tidak bisa dijumlahkan atau malah dikalikan tetapi hanya dibandingkan.

Ini masih debateble…contoh penjelasan menarik lihat di Link

ADA PERTANYAAN MENARIK:

Nilai Test Statistika rentang 0 – 10 masuk scales apa? ………………..Jawabnya: Ordinal, karena Mahasiswa yang memiliki nilai 10 dengan nilai 9 tidak bisa dikatakan memiliki selisih kecerdasan yang sama dengan mahasiswa yang memiliki nilai 2 dan 1. Perbedaan nilai hanya menunjukkan bahwa mahasiswa yang nilainya lebih tinggi kemungkinan lebih cerdas dari yang nilainya lebih rendah..itu saja.

Pertanyaan ini juga berlaku untuk IPK…karena IPK 4 bukan berarti memiliki 2x kecerdasan mahasiswa yang IPK nya 2! Kita hanya bisa mengatakan bahwa Mahasiswa yang IPK nya 4 jauh lebih cerdas (dalam rentang 0-4) daripada mahasiswa yang IPK nya 2.

Dalam Statistics yang masih menjadi perdebatan adalah:

* Apakah boleh menjumlahkan Nilai Ordinal (spt jawaban skala Likert)?
* Apakah boleh menghitung Nilai Rata-Rata Nilai Ordinal (spt jawaban skala Likert)?
* Apakah boleh Mengalikan Nilai Ordinal (spt jawaban skala Likert)?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: