Posted by: tonyteaching | September 17, 2010

Stratified Sampling

Stratified Sampling adalah Metode Random Sampling yang lebih representatif. Karena disini sample tidak secara gampangan dipilih dari semua populasi yang ada. Stratified Sampling tetap memilih secara Acak (Random) tetapi banyaknya item sample harus mewakili karateristik kelompok-kelompok dalam populasi.

Contoh: Kalo saya mau ngambil sample kemampuan bahasa English seluruh staff di ITS…maka dengan Stratified Sampling syaratnya saya Harus Mengetahui Komposisi Populasi saya (atau istilahnya Sampling Frame saya) yakni secara keseluruhan berapa jumlah dosen di ITS, berapa jumlah karyawan (ini masih bisa di ‘stratified’ lagi kalo pengin lebih akurat seperti berapa dosen wanita, berapa dosen pria, berapa karyawan Satpam, karywan TU, dll). Misal total staff di ITS ada 1000 orang terdiri dari 400 dosen (40%) dan 600 (60%) karyawan, maka jika saya mau mengambil sample misal 10 orang maka saya harus memilih acak 4 item sample dari 400 dosen dan acak 6 item sample dari 600 karyawan.

Dengan demikian Stratified Sampling lebih mampu mengurangi kemungkinan bias sampling kita terhadap populasi yang ingin diwakilinya.
Sama seperti sebelumnya..ini Link kalo mau nyoba Simulasi Stratified Sampling, coba amati apa bedanya dengan Random Sampling…klik sini


Responses

  1. […] Bukanlah Simple Sampling (sembarang milih dalam untuk semua populasi) tetapi disarankan memakai Stratified Sampling dimana kita mengambil sample-sample (lebih dari satu sample) dan tiap sample mewakili kelompok […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: