Posted by: tonyteaching | January 6, 2010

Tahapan Survey: Sabar..Rencanakan tahapannya…Telaten menjalaninya & Stick on Schedule!

Sekedar mengingat sedikit ketidak-efektifan saya dalam mengembangkan Instrument Pengukuran & Test-Retest.

Yang saya kerjakan:
karena dikejar waktu January 2010, Survey 2 harus udah on, sementara saya ada kemungkinan harus balek ke Indonesia bulan January buat praJab..maka saya seperti dikejar2 due-date. Awalnya saya terlalu banyak membaca hal yang efektif: membaca2 teori statistika dan Behavioral science….

Yang bener dan efektif ( to the point target thesis) sudah saya lakukan:
1. Merumuskan Model Research + sekaligus nulis papernya (membangun frame theory-nya) untuk publikasi journal + insyaAlloh bagian thesis saya

2. Sesudah Model Research mantap jadi dan yakin (dalam kenyataannya sering pemahaman baru muncul spt saya saat ini), maka mulailah saya mengembangkan Instrument Pengukurannya (Questionnaire):
a. Tentukan dulu apa saja Contruct yang mau diukur?
b. Untuk setiap contruct, tentukan item questions-nya akan mengadopsi dari penelitian2 model prominent mana? (apakah dari satu model saja, atau campuran terutama jika contruct-nya gabungan dari lebih dari satu model).
c. Tentukan jumlah item tiap construct yang akan diambil?…tentu ini terkait dengan total banyaknya item pertanyaan yang ada nantinya (smk banyak semakin baik dalam reliability dan validity tetapi semakin kemungkinan respondent malas mengisinya😦 Ingat..untuk dapat diukur reliability-nya (Cronbach’s alpha) minimal banyaknya item tiap construct adalah 2! tetapi lebih baik minimal 3 agar informasi ‘Alpha if item deleted’ muncul di SPSS
d. Tulis tiap item dengan modifikasi kata sesuai konteks teknologi/service yang diukur!
  Jangan lupa kata-kata kadang di-negasikan (NOT) untuk mengantisipasi respondents yang asal setuju/asal tidak setuju
e. Randomize item pertanyaan agar jawaban respondent lebih obyektif (tidak terpola)
f. Tentukan skala jawabannya (Likert 1-7, 1-5..bobot tiap jawaban di tiap item, ingat yang di-negasikan arah bobot dibalik)..lihat postingan sebelumnya tentang pembobotan jawaban

3. Jika questionnaire sudah jadi, yang harus dilakukan pertama adalah FACE VALIDITY, idealnya 2 macam dilakukan:
a. Kumpulkan sekelompok kecil respondent (5-10) minta mereka untuk mengisi dan mengomentari setiap pertanyaan dan perintah adakah yang ambigu, tidak jelas, atau tidak concise?
b. Minta supervisor, ahli dibidang teknologi/service itu, dan ahli statistika untuk mengomentari apakah pertanyaan sudah logic mengungkap informasi yang ingin diukur, apakah jelas, adakah yang salah, pola kemungkinan jawaban, dst.

Sebagai tambahan, bisa juga saya menghitung reliability (Cronbach’s Alpha atau mean of  inter-item correlations) dan Validity (construct validity dengan factor analysis) dengan SPSS dan berdasarkan jawaban kelompok kecil respondent kita tadi (Pre-test) kita menghitung item2 mana yang hasilnya TIDAK VALID dan TIDAK RELIABLE…kemudian kita ubah kalimatnya.

Hasil dari langkah ini: peneliti (saya) harus mengoreksi/mengubah kata-kata atau perintah sesuai feedbacks.

4. Jika Questionnaire sudah di pre-test…maka saatnya menjalankan Pilot Test untuk menghitung kembali reliability dan validity-nya. Jumlah respondents untuk Pilot test biasanya sekitar 30 – 150 orang. (ini yang sulit ya🙂
Setelah dihitung Cronbach’s Alpha termasuk ‘if item deleted’ maka kita bisa memutuskan adakah item yang musti saya buang?
Validity-pun dihitung dengan factor analysis, jika value-nya tidak masuk kriteria maka kemungkinan kata-katanya masih harus kita ubah lagi!
Selesai..maka barulah questionnaire kita bener2 siap untuk survey yang sebenarnya!!! ( :) lama banget ya prosesnya)

5. Jalankan survey…jangan lupa intensive contact + prize/incentive + mengingatkan batas waktu + jika pake web survey pasang counter dan IP address counter di page web survey kita (agar diketahui respondents yang double, dan kita dapat mendapatkan informasi berapa banyak orang yang mengunjungi web survey kita? dan berapa banyak yang memutuskan fully ngisi?

6. Jika survey udah selesai…jawaban di-coding dan dianalysis …kembali dihitung reliability-nya (Cronbach’s alpha) untuk menentukan apakah ada item jawaban yang perlu dibuang karena hasilnya nggak reliable. Sedangkan validity-nya nggak perlu dihitung lagi karena memang disini kita akan secara real menghitung PATH ANALYSIS-nya

7. Ambil kesimpulan…cari dasar teori atau findings sebelumnya yang mendukung kesimpulan kita…jangan lupa buat Limitations-nya sekaligus nulis paper untuk hasil terakhir ini🙂 Bismillaaah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: