Posted by: tonyteaching | June 12, 2009

Mengerti konsep CLASS

Dalam bahasa sehari-hari “Class adalah kategori kumpulan objek. Contoh Class misalnya “Manusia“, dan objeknya bisa ya entitas Tony, Mulia, John, …

atau contoh lain Class misalnya “Mobil“, objek nya bisa entitas Corola 73 warna biru, Corola 73 warna hijau, Ford 88 warna putih ,…

Jadi

dalam hidup kita, kita mengelompokkan Tony dan John sebagai manusia karena Tony dan John memiliki ciri-ciri/karakteristik seperti layaknya manusia

Nah…jadi karena Komputer (Java) belum memiliki konsep awal ciri-ciri/karakteristik suatu class tertentu bahkan tidak mengenal nama class itu (kecuali class-class yang sudah ada di library-nya), maka saat kita menulis program java dan ingin memanggil entitas ‘Tony’ sebelumnya kita harus memperkenalkan dahulu pengertian class “Manusia” kepada Java!

Jadi Class adalah semacam blue print dari object-object tertentu

Kita harus mendefinisikan dan memperkenalkan nama Class dan blue print (ciri-ciri yang dimiliki tiap-tiap objek) nya!

* nama Class konvensinya diawali huruf Besar dan HurufPertamaSetiapKataBesar juga

* nama Variable dan Method konvensinya huruf pertama kecil tapi hurufPertamaKataBerikutnyaBesar

Berikut, contoh script pendefinisian Class dan membuat Object (instance) dari class:

1. di dalam script kita pertama-tama kita memperkenalkan dan mendefinisikan dulu blue print class “Manusia” cukup dengan class namaclass { … jenisdata attributenya… }

class Manusia
{
String nama;
String jeniskelamin;
Byte usia;
String alamat;
}

2. Baru kemudian kita membuat class yang lain (semacam function atau procedure dalam pemrograman terstruktur) yang memanfaatkan class Manusia, misal disini saya memberi nama class “DemoManusia”

class DemoManusia                                                       // mendeklarasikan nama class, jangan lupa block kelas harus diantara { …}
{
public static void main (String args [] )                  // karena block ini yang merupakan fungsi utama dari seluruh program jangan lupa bikin method main { }
{
Manusia m1,m2;                                           // 3 baris berikut adalah cara menciptakan object yakni: pertama-tama Deklarasikan dulu variable-variable nama objek yang akan dibikin dengan tipe Manusia
m1 = new Manusia ();                                   // kedua, membuat objeknya dengan namavariabel = new namaclass ();

m2 = new Manusia ();

m1.nama = “Tony”;                                    // Nah karena objek m1 dan m2 udah dibikin maka attribut2 objek m1 dan m2 siap diisi, ingat atribut objek m1 dan m2 sama dengan atribut class Manusia karena memang di atas variable m1 dan m2 dideklarasikan dengan Manusia

m1.jeniskelamin=”Laki-Laki”;
m1.usia=33;
m1.alamat=”8 Shepherds Hill Rd”;

m2.nama = “Uning”;
m2.jeniskelamin=”Perempuan”;
m2.usia=30;
m2.alamat=”8 Shepherds Hill Rd”;

System.out.println (“Nama : “+m1.nama);
System.out.println (“Nama : “+m2.nama);
}
}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: